Turun Langsung Temui Warga Rogojampi, Bupati Serahkan Insentif RT/RW

Selasa, 30 Juli 2013


ROGOJAMPI –  Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, pagi ini, Selasa (30/7), turun langsung menemui warganya yang berada di Kecamatan Rogojampi. Tujuan pertemuan tersebut, ujar bupati yang memimpin Banyuwangi terhitung sejak 21 Oktober 2010 itu adalah untuk memberikan insentif kepada para Ketua RT/RW yang berada di wilayah yang dipimpin oleh Camat Kusiyadi ini.

 Seolah tak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, bupati kelahiran tahun 1973 ini sekaligus menggunakan moment itu untuk  mendengarkan aspirasi rakyatnya sekaligus mempererat jalinan silaturrahim. “Saya ingin bertemu warga disini secara face to face. Ini merupakan sarana agar informasi pembangunan bisa tersampaikan pada rakyat, sehingga diantara kita ada pemahaman yang sama. Sebab mereka juga berhak tahu, salah satunya kemana saja anggaran kita dialokasikan,”tandas bupati yang memandang ketua RT/RW sebagai front line pemerintahan di tingkat desa.

Didasari keinginan untuk menyebarluaskan informasi pembangunan itulah, maka Bupati Anas juga menugaskan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekretaris Daerah Slamet Karyono dan seluruh pejabat komponen Pemkab Banyuwangi untuk melakukan hal serupa (turun langsung menemui Ketua RT/RW – red) secara serentak di 24 kecamatan yang ada di Banyuwangi. Menurut bupati yang menggagas pariwisata Banyuwangi berkonsep eco-tourism tersebut, dengan cara ini misi pemkab untuk mensolidkan diri dengan aparatur pemerintahan di bawahnya bisa berjalan. “Jika soliditas untuk membangun berjalan, maka upaya untuk memajukan daerah akan berjalan pula,”beber bupati optimis.

Melalui pemberian insentif ini bupati berharap adrenalin aparatur akan bangkit, khususnya aparat di tingkat RT/RW. “Insentif yang berasal dari APBD 2013 ini diberikan pada Ketua RT/RW dalam rangka mendukung kelancaran tugas ketua RT/RW di wilayah desa se-kabupaten Banyuwangi agar terwujud kinerja yang optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini sebagai reward sebab selama ini ketua  RT/RW banyak dilibatkan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan di desa,”pungkas bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati menjelaskan pada para Ketua RT/RW yang hadir tentang peningkatan pelayanan gratis 1 pintu yang sudah dijalankan sejak 1 Ramadhan. Di Rogojampi, pelayanan 1 pintu sudah berjalan sejak lama, namun gratisnya baru berjalan pada awal puasa. Terkait anggaran, bupati juga mengungkapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan. "PAD Banyuwangi ketika pertama kali saya menjabat sebesar Rp 90 miliar, sekarang sudah mampu meningkat menjadi Rp.180 miliar. Peruntukannya adalah Rp 952 miliar untuk biaya pendidikan, Rp 125 miliar untuk biaya kesehatan, dan sebagian untuk gaji pegawai, prioritas lain maupun infrastruktur jalan. Ke depan saya menargetkan PAD kita bisa meningkat Rp 200 - 300 miliar," tutur bupati panjang lebar.

Total dana yang diberikan untuk Ketua RT/RW di tingkat desa kali ini sebesar Rp. 7.354.800.000, sedangkan di tingkat  kelurahan Rp. 700.200.000. Insentif sebesar Rp. 600. 000/orang tersebut diberikan dalam 2 tahap. Tahap I pada bulan Juli sebesar Rp. 300.000 dan tahap II pada bulan Desember mendatang  dengan nominal yang sama. Total jumlah ketua RT/RW ada 12.258 orang, dengan perincian, di desa, jumlah Ketua RT ada 9666 orang dan Ketua RW ada 2592 orang. Sedangkan di kelurahan, jumlah ketua RT  ada 917 orang dan Ketua RW  ada 250 orang.

Bupati menyerahkan insentif tersebut di Kecamatan Rogojampi dengan didampingi Kepala BPKAD, Plt Asmin, Kepala BPM-PD, Kadispenda dan Kabag Pembangunan. Sementara Wakil Bupati menyerahkan insentif  di Kecamatan Srono, didampingi Kadispendik, Kadisbudpar dan Kabag Perlengkapan. Dan Sekretaris Daerah di Kecamatan Glagah, didampingi Kadiskop&UMKM serta Kadis Kelautan&Perikanan. Pejabat pemkab lainnya disebar di 21 kecamatan yang tersisa, masing-masing didampingi satu orang kepala dinas dari SKPD yang berbeda. (Humas & Protokol)

 

 

 

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :