Usai Jadi Inspektur Upacara Harkitnas, Bupati Langsung Belanja di Pasar
Selasa, 20 Mei 2014
BANYUWANGI – Usai menjadi ispektur upacara Hari Kebangkitan Nasional di Alun-alun Kota, pagi ini (20/5), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung berbelanja sayur mayur dan ikan di pasar Banyuwangi. Kehadiran Bupati yang masih berkostum jas lengkap bersama istri ini sontak menarik perhatian para pedagang dan pembeli pasar.
Suasanan pun menjadi riuh seketika. Tidak sedikit pedagang dan pembeli pasar yang langsung mengerumuni baik sekedar bersalaman ataupun menawarkan dagangannya agar di beli oleh orang nomor satu di Banyuwangi itu.
Aktivitas belanja Bupati tersebut juga diikuti oleh seluruh forpimda Banyuwangi. Mulai Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko, Dandim 0825 Letkol Czi Arief Novianto, Kajari I Made Parma, Ketua Pengadilan Negeri Kurnia Yani Darmono, dan Wakapolres semuanya ikut berbelanja di pasar. Tanpa sungkan para pejabat yang juga didampingi istri masing-masing langsung mengambil sendiri sayur mayur juga ikan laut yang dibelinya.
Bupati Anas mengatakan, dirinya memang sengaja langsung berbelanja di pasar dengan mengajak Forpimda usai pelaksanaan upacara Hari Kebangkitan Nasional di Taman Blambangan. Tujuannya untuk memberikan apresiasi kepada pedagang pasar Banyuwangi yang baru saja mengalami penataan demi ketertiban kota.
“Kami memberikan apresiasi kepada para pedagang yang sudah mau berjualan di dalam pasar. Bertepatan dengan hari kebangkitan nasional pada hari ini kita ingin memberikan semangat pada pedagang pasar agar pantang menyerah dengan kondisi yang ada, dan selalu optimis menyambut masa yang akan datang” kata Bupati.
Bupati melanjutkan, kedatangannya ke pasar ini juga untuk menampung berbagai masukan yang datang baik dari pedagang maupun pembeli pasar. Diakuinya, pasca penataan, beberapa pedagang yang terbiasa jualan di luar pasar sebelumnya, mengeluh karena pembeli berkurang. Namun sebaliknya, pedagang yang memang sejak awal berjualan di dalam pasar justru senang , karena pembeli masuk semua kedalam pasar dan penjualannya meningkat.
“Alhamdulillah setelah puluhan tahun sulit ditata, sekarang semuanya mau bekerja sama. Melalui dialog 3 tahun tanpa gejolak kita bisa melibat perubahan pasar yang lebih rapi, bersih dan nyaman. Penyesuaian pasti ada, yang tadinya ramai pembeli sekarang berkurang karena pembeli belum tahu tempat yang baru. Tapi semua ini berproses” ujar Bupati.
Bupati Anas melanjutkan Pemkab akan terus mendukung terciptanya lingkungan pasar yang lebih baik. Saat ini pasar sudah dipercantik dengan memberi pagar dan pot berisi tanaman-tanaman. Kondisi pasar yang mulai tertata dan bersih harus terus dijaga baik oleh semua pihak yang ada di pasar. “Saya lihat pasar sudah mulai nyaman dan bersih. Dengan masuk pasar pakai jas, saya ingin menyampaikan pesan bahwa berbelanja di pasar tradisional itu keren dan nyaman. Tidak perlu bangunan mewah, yang penting pasarnya bersih. Saya ingin semua orang tidak sok gengsi, malu ke pasar. Justru belanja ke pasar tradisional itu keren,” kata Bupati.
Terkait keluhan tentang beberapa bagian pasar yang masih kotor dan mengalami kebocoran Bupati langsung menindak lanjuti dengan memerintahkan Dinas pengelola pasar untuk memperbaikinya. Diantaranya perbaikan atap pasar , penambahan tempat sampah serta pavingisasi lantai pasar. “Saya minta setengah bulan lagi saya sidak semuanya sudah rapi. Karena kita ingin menjelang musim hujan pasar sudah nyaman, dan tidak ada lagi genangan maupun kebocoran yang mengganggu kenyamanan penjual dan pembeli,” pinta Bupati. (Humas Protokol)