Ustad Yusuf Mansyur Kagumi Kawah Ijen, Ingin Bangun Rumah Tahfidz Qur’an
Senin, 30 Desember 2013
BANYUWANGI – Besok malam, Selasa (31/12), KH. Yusuf Mansyur dipastikan hadir dalam kegiatan refleksi akhir tahun di Taman Blambangan. Ustad Yusuf Mansur beserta istri, ketiga anaknya dan seluruh rombongan dari Jakarta telah datang di Banyuwangi sejak pagi tadi, Senin (30/12).
Setibanya di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Ustad kondang itu tidak menyia-nyiakan waktu yang dimilikinya. Ia beserta keluarga dan segenap rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju ke kawah Ijen untuk menikmati pesona danau kawah asam terbesar di dunia itu.
Di Kawah Ijen ternyata Ustad Yusuf Mansur mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para penambang. Meskipun tampil dalam balutan busana sederhana, namun para penambang dapat mengenali sosok Yusuf Mansyur dan saling berebut untuk bersalaman. Dalam kesempatan itu Ustad Yusuf Mansyur memberikan paket makanan cepat saji kepada 80 orang penambang yang ditemuinya.
Terkesan dengan pesona Kawah Ijen yang luar biasa, Ustad Yusuf Mansyur menyatakan ketertarikannya untuk membangun rumah tahfidz Qur’an di sekitar wilayah Ijen. “Kawah Ijen sangat luar biasa, udaranya sejuk. Insya Allah kita bikin rumah tahfidz Qur’an disekitar sini,” kata Ustad Yusuf.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi, Slamet Kariyono mengatakan, kehadiran ustad kondang dari Jakarta itu dalam kegiatan refleksi akhir tahun untuk mengajak segenap masyarakat Banyuwangi merenungi kembali berbagai peristiwa yang telah dilalui selama tahun 2013 melalui tausiyahnya yang menyejukkan.
“Selain itu juga akan memberikan motivasi dan optimisme menghadapi tahun 2014,” kata Sekkab Slamet. Selain menghadirkan KH. Yusuf Mansyur, refleksi akhir tahun juga menghadirkan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qadiri, Jember, KH. Muzakki Syah.
Selain memberikan tausiyah dan motivasi, Ustad yang dikenal sebagai ustad sedekah ini juga akan melakukan soft launching gerakan sedekah oksigen sebagai program peduli lingkungan yang bertujuan menjaga ketersediaan oksigen di bumi. “Ustad Yusuf Mansyur bersama-sama dengan KH. A. Muzakki Syah yang hadir besok malam juga akan melakukan penanaman pohon sebagai bentuk dukungannya terhadap gerakan ini,” tutur Sekkab Slamet.
Usai tausiyah dan soft launching Gerakan Sedekah Oksigen, tepat pukul 00.00 WIB masyarakat Banyuwangi akan dihibur dengan pesta kembang api menuju pergantian tahun 2013 ke 2014. (Humas & Protokol)