Wabup Yusuf Serahkan Paket Makanan Kepada Korban Banjir Muncar

Senin, 18 Juli 2016


BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi menyerahkan bantuan makanan tambahan  gizi instan, kepada warga yang terdampak banjir kiriman sungai setail, di Dusun Krajan, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Senin(18/7).

Bantuan yang diserahkan Wabup Yusuf kepada 240 kepala keluarga (KK) ini berupa paket makanan dan lauk pauk instan yang terdiri dari sarden, bubur kacang ijo, bubur kacang merah dalam kaleng.“ Kita sengaja berikan mereka paket ini untuk tambahan gizi dan bisa dimakan kapan saja," ujar Yusuf.

Selain paket makanan, pemerintah juga mendirikan dapur umum untuk mencukupi kebutuhan makan malam warga yang terdampak banjir selama beberapa jam tadi pagi. Dapur umum ini ditempatkan di Balai Desa Wringinputih. “Dapur umum ini khusus menyiapkan makan malam warga yang terdampak banjir siang tadi. Mereka bisa datang ke sini untuk makan malam,” ujar Yusuf.

Setelah memberikan bantuan makanan, Yusuf langsung meninjau lokasi banjir, diantaranya warga yang berada di bantaran Sungai Setail. Sungai Setail ini sungai yang menjadi penyebab banjir ini.Selain itu, Yusuf juga meninjau  SDN 2 Wringinputih, sekolah yang terdampak banjir kiriman tersebut. 

"Untuk penanganan banjir seperti ini tidak bisa dilakukan sendiri -sendiri harus ada kerja sama antara warga dan pemerintah. Sebagai imbauan kepada warga yang tinggal di sekitar sungai agar hati-hati jika musim hujan mulai tiba.  Seperti ini kan banjir kiriman yang tiba-tiba, jadi tidak bisa diantisipasi warga sebelumnya," ujar Yusuf.

Ditambahkan Camat Muncar, Yusdi Irawan, banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Muncar selama tiga jam pukul 3.00 dini hari. Akibat hujan ini, permukaan air Sungai Setail meluap ke perkampungan warga. Banjir kiriman di Wringinputih ini  terjadi karena lokasi tersebut berada di dekat aliran Sungai Setail yang bermuara ke pantai laut Muncar.

"Karena daya tampung sungai tidak mampu menampung derasnya air akibat hujan deras sekitar tiga jam, airnya meluap ke perkampungan warga," kata Yusdi.

Akibat banjir kiriman ini, kata Yusdi, sebanyak 240 KK rumahnya kemasukan air antara 40 cm hingga satu meter. Namun rumah yang kemasukan air tersebut saat ini sudah bersih dan airnya telah dikeluarkan. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk materiil ada satu kapal selerek ( kapal nelayan, red) milik warga yang terbawa sungai yang sangat deras,” terang Yusdi.

Untuk penanganan awal, imbuhnya, BPBD dan Muspika Kecamatan Muncar langsung ikut membantu warga membersihkan lingkungan akibat banjir ini. “Untuk siswa SD yang sekolahnya terdampak diliburkan karena pagi itu airnya masih cukup menggenang dan tidak bisa dilewati. Namun sekarang sudah bersih dan anak-anak bias beraktivitas kembali.(Humas)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :