Walikota Kediri Tertarik Pelajari MoU antara Pemkab Banyuwangi-UNAIR

Kamis, 18 Desember 2014


BANYUWANGI - Keinginan untuk mempelajari Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Banyuwangi dan Universitas Airlangga (UNAIR) membuat Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar berkunjung ke kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini, Rabu kemarin  (17/12). Dalam kunjungannya tersebut, walikota kelahiran tahun 1980 itu membawa serta Asisten III Mandung Sulaksono, Kepala BAPPEDA, Plt Kepala DPPKA, Kepala Bagian (Kabag) Hukum dan Kabag Umum.

"Saya ingin sharing dengan Bupati Abdullah Azwar Anas bagaimana awal mula perjanjian kerjasama dengan  UNAIR hingga UNAIR bisa berdiri saat ini di Banyuwangi," katanya, saat ditemui di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Abu Bakar membeberkan, di Kota Kediri telah ada Universitas Brawijaya (UNIBRAW). Namun proses
berdirinya berbeda."Di tempat kami sudah ada UNIBRAW, tapi lahannya sifatnya masih sewa. Sesuai hasil sharing kami dengan Bupati Anas, ke depan kami akan menyiapkan lahan sehingga UNIBRAW bisa dimiliki Kota Kediri secara independen,"tukasnya sambil menceritakan bahwa saat ini sudah ada rintisan sebanyak 600 mahasiswa.   Abu Bakar mengatakan, masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi, kaitannya dengan penggunaan APBD untuk pendirian Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Setelah kunjungannya ke Banyuwangi, Walikota Kediri memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan UNIBRAW terkait pendirian UNIBRAW secara independen di Kota Kediri.

Bupati Anas menyambut baik kunjungan Walikota Kediri bersama rombongannya tersebut. "Apa yang kita kerjakan dianggap sebagai benchmark, termasuk oleh pemerintah pusat. Kedatangan Kota Kediri ke Banyuwangi ini atas petunjuk dari salah satu Dirjen di Dikti," ujar bupati. Praktis berbagai hal seputar persiapan pendirian PTN menjadi topik obrolan yang hangat. Mulai dari MoU, hingga payung anggarannya.

 "Mereka ingin UNIBRAW bisa berdiri secara independen di Kediri. Memang ada perbedaan proses pendirian PTN antara di Kediri dengan disini. Kalau UNAIR kan langsung ditunjuk oleh Kementerian untuk didirikan di Banyuwangi,"tutur bupati.

Usai berdiskusi, rombongan berlanjut mengunjungi lokasi UNAIR Banyuwangi. (Humas & Protokol).



Berita Terkait

Bagikan Artikel :