Wisata Waduk Sidodadi, Lokasi Start Etape Pertama International Tour de Banyuwangi Ijen
Kamis, 12 Mei 2016
<span 1.6em;"="">BANYUWANGI - Kemarin, Rabu (11/5) International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) dimulai. Pada etape pertama yang menempuh jarak 171,4 km ini, kejuaraan balap sepeda ini mengambil start di Wisata Waduk Sidodadi (WWS), Glenmore, Banyuwangi. Sebuah destinasi baru yang berada di areal perkebunan di wilayah Selatan Banyuwangi.
Waduk Sidodadi ini dibangun pada Juli 2015 dan diresmikan pada 13 Januari 2016 oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Waduk yang dibangun di atas lahan 2 hektar dengan kedalaman 2,5 meter dengan kapasitas 50.000 m3 ini dibangun untuk mengairi lahan tebu di sekitar Pabrik Gula Glenmore.
"Awalnya memang tidak dipersiapkan untuk wisata, hanya untuk pengairan saja. Namun karena alamnya yang asri, ditambah antusiasme warga yang menyambut baik waduk ini, maka sekarang menjadi lokasi wisata baru di Glenmore ini. Kami buka untuk umum per 20 Desember 2015 lalu," kata Manajer Kebun Kalirejo PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, Hery Warman beberapa waktu lalu.
Saat ini pihak perkebunan sedang melakukan perluasan wilayah. Dari mulanya 0,7 hektar kini waduk itu sudah memiliki luas 2 hektar. "Total luas lahan saat ini 6,8 hektare dan sedang dicadangkan 10 hektare," imbuhnya.
Di obyek wisata ini, para pengunjung bisa menikmati aneka permainan. Ada bebek air, perahu yang akan membawa kita mengelilingi waduk, serta lintasan ATV. Tak hanya itu, di sana pengunjung bisa studi tentang kebun buah naga dan kakao, juga ada camping ground, kolam pemancingan, kolam renang serta penginapan. Flying fox sepanjang 160 meter yang menyeberangi waduk juga tersedia.
Camat Glenmore Susanto Wibowo menuturkan WWS saat ini menjadi salah satu obyek wisata favorit di Glenmore. Meski masih dalam proses pengembangan, menurut Susanto, setiap akhir pekan destinasi ini dibanjiri pengunjung.
"Setiap hari rata-rata dikunjungi sekitar 300 orang. Kalau weekeend, bisa sampai 10 kali lipat, tembus 3.000 orang ke sana," ujarnya.
ITdBI 2016 terdiri atas empat etape sepanjang 567 kilometer. Rute ini ditempuh dengan melintasi berbagai destinasi wisata, mulai wisata pantai, perkebunan, sentra pertanian, city tour, hingga kaki Gunung Ijen, gunung berapi aktif yang terkenal di dunia dengan fenomena api biru alias ”Blue Fire”-nya. Tanjakan menuju kaki Gunung Ijen adalah salah satu tanjakan terekstrem di Asia karena berada di ketinggian 1.871 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan kemiringan 45 derajat, di atas tanjakan di Malaysia yang hanya berkisar 1.500 mdpl.
”Tahun ini aroma turismenya semakin kuat, karena mengenalkan dua destinasi wisata baru, yaitu Waduk Sidodadi di Glenmore dan Pantai Grand New Watu Dodol di Kalipuro. Kami ingin dua destinasi ini semakin populer dan menjadi daya tarik wisata baru bagi wisatawan. Khusus di Waduk Sidodadi yang berada di Glenmore, ITdBI juga kami jadikan pengungkit karena di perkebunan Glenmore kini sedang kami siapkan wisata cokelat,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen yang telah menjadi agenda rutin (calendar of event) Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste Internationale/UCI) akan digelar pada 11-14 Mei mendatang. ITdBI telah mendapatkan peringkat ”excellent” dari UCI yang menjadikan ITdBI sebagai 7 kejuaraan balap sepeda terbaik di Asia, dan yang terbaik di Indonesia.
ITdBI 2016 terdiri atas empat etape sepanjang 567 kilometer. Rute ini ditempuh dengan melintasi berbagai destinasi wisata, mulai wisata pantai, perkebunan, sentra pertanian, city tour, hingga kaki Gunung Ijen, gunung berapi aktif yang terkenal di dunia dengan fenomena api biru alias ”Blue Fire”-nya.
Balap sepeda yang telah digelar kali kelima ini diikuti 20 tim balap sepeda, yang terdiri dari 14 tim luar negeri dan 6 tim dalam negeri.
Event ITdBI yang telah memasuki tahun kelima ini akan memperebutkan hadiah Rp 1,4 miliar dengan beberapa kategori. Klasemen umum individual (Yellow Jersey), red jersey untuk juara umum tanjakan (best KOM), Green Jersey (best sprint classification), dan White Jersey (best Indonesian rider). (humas)