Wisatawan Asing Ikut Sedekah Oksigen
Jumat, 20 Desember 2013
BANYUWANGI – Meski gagasan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas soal zakat atau sedekah oksigen belum dilaunching secara resmi, namun pemkab dan masyarakat telah melakukan berbagai aktivitas zakat oksigen ini. Selasa (17/12) beberapa wisatawan asing ikut melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Banyuwangi. Wisawatan mancanegara itu, Katy Grant, seorang pakar hidrologi asal Inggris yang bekerja di Worley Parsons Resources and Energy dan Dr Alex Whittaker yang bekerja di Department of Earth Science di Imperial College London.
Saat berada di Hutan Kota Banyuwangi di wilayah GOR, keduanya menanam pohon trembesi dan mahoni. “Saya sangat menikmati kegiatan bertanam ini. Ini adalah areal hutan yang bagus untuk masyarakat. Menanam berbagai tanaman sangatlah baik untuk kelangsungan hidup manusia. Saya juga berharap semua tanaman ini bisa tumbuh dengan baik dan menjadi supporting bagi ketersediaan oksigen di Banyuwangi,” ujar Katy usai menanam pohon.
Sementara itu, Alex menyatakan program pemerintah untuk menanam pohon sangat bagus. “Saya harap program pemerintah Kabupaten Banyuwangi ini akan menginspirasi tempat-tempat lain untuk melakukan hal yang sama. Karena pepohonan memberikan banyak manfaat untuk banyak tempat dan untuk banyak negara,” kata Alex.
Dengan menanam, kata Alex, kita bisa mengumpulkan berjenis-jenis pohon untuk menyelamatkan lingkungan kita. “Saya sendiri sangat suka bercocok tanam. Apalagi saya tahu, tanaman mahoni yang saya tanam hari ini merupakan tanaman yang dikategorikan jumlahnya tidaklah banyak di dunia, padahal dia termasuk penghasil oksigen yang baik,” ujar Alex.
Sebelumnya ribuan pelajar juga telah melakukan penanaman 1.000 pohon di lereng bukit Watu Gedek Jambewangi, Kecamatan Sempu. (Humas & Protokol)