Wujudkan Desa Mandiri, Kemendes Perkuat hubungan Lembaga Kepemudaan di Banyuwangi
Minggu, 2 Oktober 2016
Banyuwangi – Potensi desa yang terus digenjot oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi menarik perhatian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes-PDT). Sebagai bentuk perhatian tersebut, Banyuwangi ditunjuk menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan dalam Penguatan Hubungan Antar Lembaga Kepemudaan Masyarakat Desa Menuju Desa Mandiri. Acara yang digeber sejak 30 September hingga 2 Oktober 2016 tersebut, diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari pameran, workshop, pentas hiburan dan serangkaian kegiatan lain yang bertujuan untuk menjalin hubungan antar lembaga kepemudaan di setiap desa di Banyuwangi. Kegiatan tersebut diawali dengan kegiatan workshop tentang peranan pemuda dalam mewujudkan desa mandiri. Ada empat desa yang dijadikan percontohan dalam workshop tersebut. Diantaranya Desa Relokasi Siosar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kuburaya, Kalimantan Barat, Desa Benteng Gajah, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dan Desa Kemiren, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. “Keempat desa tersebut terpilih karena para pemudanya yang tergabung dalam karang taruna mampu menjadi motor penggerak kemandirian desa,” ungkap Kepala Bagian Humas Kemendes PDT Bambang Widiyatmiko yang sekaligus ketua panitia kegiatan, saat membuka acara workshop di Gedung Telkom Banyuwangi, Sabtu (1/10). Sedangkan Staf Ahli Hubungan Antar Kelembagaan Kemendes PDT Lili Romli yang membuka workshop mengharapkan pemuda menjadi agen penting untuk mewujudkan kemandirian desa. “Pemuda dengan segala pengetahuan dan keinginannya, diharapkan mampu menciptakan inovasi untuk mengelola potensi desa. Dengan demikian, desa akan mampu menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru,” ungkap Lili Romli. Dengan pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru berbaris desa diharapakan laju urbanisasi yang selama ini banyak menimbulkan permasalahan di daerah perkotaan bisa ditekan. “Jika pemuda di desa telah mendapat pekerjaan di desanya sendiri, maka secara otomatis laju urbanisasi akan bisa ditekan seminimal mungkin,” paparnya. Sementara itu, kegiatan Kemendes PDT tersebut dipusatkan di Gesibu Blambangan Banyuwangi. Selain kegiatan workshop, juga terdapat pameran berbagai potensi desa serta deklarasi desa mandiri yang dilengkapi dengan berbagai hiburan (humas).